Showing posts with label Tentang Wanita. Show all posts
Showing posts with label Tentang Wanita. Show all posts

Saturday, August 8, 2009

Kenali Penyebab Wanita Sulit Orgasme!






Para peneliti mempeprkirakan 12% dari wanita tidak pernah mencapai klimaks dan hanya 75% tidak mendapatkan orgasme ketika melakukan hubungan intim. Apakah ini disebabkan masalah fisik, emosional, atau bahkan keduanya?

Menurut Andreas Lee Tan dalam bukunya Seni Menikmati Seks, terdapat beberapa hal yang menjadi pemicu bagi wanita sulit untuk mencapai orgasme, di antaranya:

Masalah fisik

Masalah fisik di sini yang paling banyak terjadi. Yaitu kurang cukupnya rangsangan pada klitoris. Padahal kebanyakan wanita membutuhkan sentuhan langsung pada bagian ini untuk mencapai orgasme saat berhubungan intim.

Faktor kedua yang paling umum terjadi adalah kelelahan dan sedang dalam kondisi sakit. Tubuh manusia bukanlah mesin, Anda tidak akan meraih orgasme hanya dengan menekan tombol yang tepat. Jika fisik Anda sedang drop, prioritas tubuh adalah tidur dan pemulihan bukan kepuasan seksual.

Masalah medis

Ada beberapa penyakit yang membuat orgasme sulit dicapai. Kebanyakan berupa gangguan pembuluh darah, sistem syaraf, dan kekurangan hormon. Beberapa pengobatan khusus juga bisa menimbulkan efek samping seperti tak dapat meraih orgasme. Seringkali operasi panggul dapat menyebabkan kerusakan syaraf dan kehilangan kepekaan terhadap rangsangan.

Masalah psikis

Teman Anda mungkin menganjurkan untuk santai, namun kalau hanya sesederhana itu pasti Anda sudah bisa melakukannya sekarang. Masalahnya di sini, problem psikis bukanlah hal yang bisa dijelaskan secara rasional.

Terlalu perfeksionis

Semua ingin serba sempurna. Mulai dari cara berhubungan seks, suasana, sampai mood yang harus benar-benar dalam keadaan sempurna.

Takut lepas kendali

Sifat ini memengaruhi banyak aspek dalam hidup Anda, bukan hanya pada seks.

Kepercayaan diri yang rendah


Lebih khawatir dengan bentuk badan daripada menikmati rangsangan seksual dengan pasangan adalah pembunuh utama nafsu Anda.

Merasa malu atau bersalah terhadap seks

Hal ini mungkin disebabkan masa kecil yang kurang baik atau karena adanya suatu trauma seksual.

Kecemasan

Perasaan cemas yang menghantui pikiran Anda setiap saat dapat memengaruhi hubungan seks yang dilakukan.

Menjadi seorang penonton

Anda mungkin bisa mengatakan menunggu ketika sedang memasak air yang tidak kunjung mendidih. Nah hal ini juga berlaku dalam orgasme. Jika Anda terus menunggu momen itu, Anda malah tidak akan dapat menikmatinya.

Hubungan yang bermasalah

Anda tentu tidak dapat mengharapkan dapat meraih seks yang menyenangkan dengan seorang musuh. Jika ada ketegangan dalam hubungan Anda, selesaikan terlebih dahulu sebelum Anda masuk ke dalam ruang tidur.

Nah, jika kesemua atau beberapa faktor di atas Anda alami, jangan takut. Sebab ada solusi sederhana yang dapat Anda coba.

JIka Anda merasa tidak mendapat stimulasi yang diharapkan, Anda mungkin perlu menunjukkan bagian mana yang dapat membuat Anda merasa nyaman.

Pertama, coba eksplorasi tubuh Anda sendiri. Jelajahi setiap bagian, lalu coba ingat-ingat dan kalau perlu catat bagian mana yang menimbulkan sensasi rasa nikmat.

Kemudian saat Anda melakukan hubungan intim, coba letakkan tangan di atas tangan pasangan dan secara perlahan coba arahkan ke bagian yang dapat menimbulkan rangsangan pada Anda.

Jika masih ada rasa canggung untuk melakukannya, minta pasangan Anda menunjukkan bagian mana yang paling peka terhadap rangsangan, kemudian tunggu giliran Anda memainkannya!

Friday, August 7, 2009

Mengenal G-Spot & Ejakulasi Wanita


Apakah G-spot itu benar-benar ada? Dan apakah ejakulasi wanita benar-benar ada? Inilah beberapa pertanyaan yang sering diajukan orang.

Seperti dilansir dari buku Rahasia Seks Terdahsyat karya Paul Jenner, jawaban dari pertanyaan tersebut adalah, ya. Banyak wanita menyembur dari uretra (saluran kencing) setelah G-spot mereka dirangsang. Tetapi cairan itu jumlahnya sangat sedikit untuk dilihat.

Menurut Paul, dinamakan G-spot setelah peneliti Jerman Ernst Grafenberg menemukan spot (noda) berukuran seperti jempol setelah pasangan memadu kasih. G-spot adalah bagian dari vagina di belakang kelenjar Skene. Ketika Anda mengusap atau menekan daerah ini, Anda merangsang prostat wanita melalui dinding vagina. Ini membuat cairan yang sebanding dengan cairan prostat pada pria, yang dikeluarkan di dalam uretra, pembuluh di mana wanita buang air kecil.

Uretra itu sendiri, tentu saja, memiliki saluran keluar tepat di atas jalan masuk menuju vagina dan tepat di bawah klitoris. Sedikit cairan tidak akan dapat dibedakan dari pelumas yang berasal dari vagina. Tapi beberapa wanita ada yang menegaskan bahwa ejakulasi dengan jumlah cairan yang banyak, lebih dari satu cangkir.

Masih menurut pemaparan Paul, daerah G-spot ada di langit-langit vagina. Pada sebagian besar wanita G-spot sebenarnya berada tepat di dalam jalan masuk. Setelah menekankan jari untuk membuka jalan masuk, G-spot berada di sebelah jari Anda yang berada di langit-langit. Anda akan mengetahuinya dengan segera karena rasanya sedikit bergelombang. ‘Kekasaran’ ini meningkat seiring dengan gairah seksual. Saat Anda tak menemuinya, tunggu sampai sehalanya menjadi agak sedikit panas. Masuklah ke dalam spot itu dan vagina akan terasa sangat lembut.

Wanita yang sangat antusias dengan keberadaan area G-spot merupakan orang-orang yang mengalami ejakulasi dengan jumlah cairan yang sangat banyak. Kaum hawa yang mengalami hal ini mengatakan bahwa ejakulasi wanita membawa seks ke puncak baru bagi diri mereka dan pasangannya. Mereka mengatakan bahwa sensasi fisik dan emosi itu hebat.

Penggemar ejakulasi wanita bersikeras bahwa cairan itu bukanlah urin (air kencing), tetapi menurut Paul jika dalam jumlah yang besar maka sebagian besar adalah urin. Sedikit berubah dengan lepasnya hormon-hormon ketika melakukan seks dengan tambahan cairan prostat dari prostat wanita. Karena bagaimana pun juga memijat daerah G-spot akan melepaskan otot-otot yang melingkari kantung kemih. Di mana bila dalam keadaan normal akan tertutup selama kegiatan seks berlangsung, demikianlah urin dibiarkan keluar.